Ada Sekolah Pranikah Di Acara Ngopi Bareng Sekber Wartawan Kota Depok

GDC, suarapers.com – Terkait adanya Sekolah Pra Nikah. Bunda Elly sapaan akrab Elly Farida, yang tak lain adalah istri orang no.1 di Kota Depok ini, jumat, (20/09’19), bunda Elly terlihat begitu penuh semangat dan detail dalam acara Ngopi Bareng Sekber yang di gelar setiap hari Jumat.
Tema yang di angkat yakni “peranan Sekolah Pra nikah Dalam Membangun Ketahanan Keluarga”.

Dalam paparannya bunda mengatakan bahwa, program ini di buat dalam bentuk Perda yakni, Perda No.9 tahun 2017, tentang peningkatan ketahanan Keluarga di undangkan bulan Januari 2017 dan telah di launching akhir 2018, adalah Sekolah non formal yang di inisiasi langsung oleh Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga ( DPAPMK).

Program sekolah pra nikah kali ini sudah memasuki 3 angkatan, dengan peserta sebanyak 150 orang jelasnya.

Menurutnya Bunda Elly, “melalui sekolah pra nikah inilah pihaknya mencoba memberikan edukasi calon pasutri, disamping juga melakukan konfirmasi dengan pihak Pengadilan Agama (PA) guna mengetahui faktor-faktor apa yang dominan menjadi penyebab perceraian pada kasus pasangan muda.

Sehingga pihaknya bisa tahu apa dan berapa persentase penyebab dari perpecahan keluarga, serta mengetahui dari kalangan mana. Sehingga ini menjadi bahan antisipasi saat pembekalan bagi peserta Sekolah Pra Nikah.

Bunda Elly menjelaskan bahwa dirinya tidak membatasi peserta Pra Nikah hanya dari wilayah Kota Depok saja. “Ada yang datang dari Tangerang, Bekasi, dan kota sekitarnya. Siapapun yang mau ikut, kami persilahkan,” tuturnya.

Ditegaskan lagi bahwa, program Sekolah Pra nikah merupakan bentuk ikhtiar langkah preventif yang dibangun olehnya, dalam membuat satu perubahan dalam pembinaan, mindset (pola pikir) di masyarakat yang harus kita rubah.

Menurut Bunda Elly Genre (Generasi Berencana) itu, terkait mainset masing-masing orang ada yang cuma sekedar ingin tahu, ada yang baru ingin melaksanakan, dan serius melaksanakan. “Berbeda dengan hal berbentuk fisik, langsung bangun dan jadi. Ini butuh kesabaran dalam penyampaiannya.” katanya.

Dalam pendidikan non formal Sekolah Pra Nikah. Setidaknya para peserta calon pasutri akan mendapatkan 6 materi pembelajaran.

Keenam materi tersebut, lanjutnya, yaitu keluarga masa depanku, bersinar bersama pasangan, cinta dan seksualitas, menjadi ayah bunda yang dirindukan, serta sukses mengelola sumber dana keluarga.

Tidak hanya Sekolah Pra Nikah saja, Bunda Elly juga mengungkapkan pada bulan November 2019 mendatang pihaknya juga akan melaunching Sekolah Ayah Bunda, diperuntukan bagi pasangan yang sudah memasuki masa pernikahan.

Diskusi yang di gelar di kantor Sekber Wartawan Kota Depok berlangsung begitu hangat, semarak , penuh canda dan tawa sekaligus diisi sesi tanya jawab antara wartawan dengan narasumber.

Acara yanh selalu diselingi dengan canda dan tawa, kadang menyanyikan beberapa penggal bait lagu bersama-sama tak terasa mengalir namun penuh makna dan memberikan kesan yang luar biasa dan waktu pun tak terasa.

Di penghujung acara ditutup dengan acara berfoto bersama, dan penandatanganan pada kolom mading yang disediakan khusus untuk narasumber yang telah hadir di acara ngopi Nareng Sekber.

Tampak hadir mendamping Bunda Elly, Kepala Bidang Ketahanan Keluarga dan Keluarga Berencana pada Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok Ani Rahmawati, dan Nasrudin beserta jajaran Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Depok.(Joe)