International Student Day, Kadisdik Depok Himbau Pelajar Tak Turun Aksi

DEPOK, suarapers.com – Terkait Hari Pelajar Sedunia (International Students Day), Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Depok M. Thamrin menghimbau, agar Pelajar yang di wilayah tugasnya tidak mengikuti aksi tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker).

“Jangan terbawa dengan situasi-situasi yang saat ini berkembang (aksi tolak omnibus law, red) yang merugikan diri kita masing-masing,” kata Thamrin, Senin (16/11).

“Saya menghimbau kepada seluruh Pelajar yang ada di Kota Depok tetap jadi jati diri anda sebagai pelajar adalah menerima pendidikan dan pembelajaran dengan baik,” sambungnya.

Thamrin menilai, aksi tolak omnibus law yang kerap melibatkan Pelajar dan Mahasiswa, dianggapnya dapat merugikan.

“Jadi nanti kalo kalian terbawa dengan arus yang tidak baik akan merugikan diri sendiri,” sebutnya.

Menurut Thamrin, seharusnya Pelajar lebih meningkatkan pengetahuan serta membangun komunikasi dengan baik.

Bahkan, Thamrin menjelaskan, dalam menunjukan rasa peduli terhadap perangkat Pemerintahan di Negara ini dapat dikomunikasikan melalui mekanisme yang benar, contohnya surat-menyurat.

“Tidak semua disampaikan dengan unjuk rasa, demo dan sebagainya,” ungkap Thamrin.

Meski demikian, dirinya menerangkan, Dinas Pendidikan tak dapat memberikan sanksi kepada oknum Pelajar yang terlibat aksi tolak omnibus law.

“Dinas tidak bisa memberikan sanksi karena, Sekolah memiliki aturan sanksi masing-masing,” tuturnya.

“Kalo terkait sanksi pidana dan sebagainya itu ranahnya ada di kepolisian,” tambah Thamrin.

Untuk itu, Thamrin mengharapkan, agar dimasa pandemi Covid19 Pelajar bisa lebih meningkatkan terhadap protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Virus Korona.

“Harapannya mudah-mudahan dimasa pandemi, pelajar di Kota Depok dapat menanamkan rasa disiplin dan jaga nama baik orang tua, keluarga, sekolah sehingga jati diri sebagai Pelajar dapat membanggakan kita semua,” pungkasnya. (Joe)