Pengaliran PDAM Tirta Asasta Bakal Terganggu 24 Jam

DEPOK, suarapers.com – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta Kota Depok mengeluarkan informasi pemberitahuan kepada masyarakat akan adanya gangguan sementara pasokan air bersih selama kurun waktu 24 jam.

Gangguan pengaliran air bersih dikarenakan adanya pengecoran bak pengumpul air baku pada instalasi Pengolahan Air Legong yang berada di Jalan Legong Depok 2 Tengah, Jawa Barat.

Dalam pemberitahuan tersebut tertera gangguan pengaliran air akan terjadi selama 24 jam, terhitung mulai hari Rabu (12/8) mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan hari Kamis (13/8) jam 09.00 WIB.

Beberapa wilayah yang terkena dampak dari pengecoran tersebut mencakup wilayah Kelurahan Baktijaya, Abadijaya, Mekarjaya, Tugu, dan sebagian Pasir Gunung Selatan, Cimanggis, Depok.

Kemudian beberapa komplek perumahan warga yang juga terdampak gangguan pengaliran meliputi Perumnas Depok II, Perumnas Depok Timur, Taman Pandawa, Taman Cipayung, Pesona Khayangan, Pesona Depok, Pesona Mungil, Mekar Perdana, Bukit Cengkeh Berbunga (BCB).

Selain itu, perumahan warga yang juga terkena adalah Griya Tugu Asri (GTA), Nurul Fikri, Komplek Timah Hankam, Kelapa Dua Residence, D’kraton, Pondok Duta 1 dan 2, Pondok Mandala dan sepanjang Jalan Nusantara Kelapa Dua.

Saat dikonfirmasi adanya pemberitahuan gangguan pengaliran yang tersebar di media sosial (medsos) masyarakat, Manager Pemasaran PDAM Tirta Asasta Imas Dyah Pitaloka membenarkan hal tersebut.

Menurut Imas, dilakukannya pengecoran bak pengumpul air baku pada instalasi Pengolahan Air Legong oleh pihaknya dalam rangka perbaikan dan peningkatan pelayanan terhadap para pelanggan PDAM.

“Yang dicor itu bangunan bak pengumpul atau intake baru, dikarenakan bak pengumpul yang lama kondisinya sudah kurang layak,” ujar Imas kepada awak media, melalui pesan singkat Whatsapp, Minggu (9/8).

Dengan demikian, sambung Imas, bagian pengolahan produksi air PDAM Tirta Asasta akhirnya membangun dan membuat bak pengumpul air yang baru.

Manager Pemasaran PDAM Tirta Asasta itu juga mengimbau masyarakat yang wilayahnya terdampak gangguan pengaliran air bersih PDAM untuk melakukan penampungan cadangan air sementara.

“Bagi pelanggan yang terkena dampak perbaikan, agar menampung air seperlunya sebelum pelaksanaan pekerjaan dimulai,” pungkas Imas. (SL)