Sastra Berharap Disporyata Kota Depok Dapat Berperan Aktif Agar Situs Sejarah Keramat Sambi Terjaga Kelestariannya

Sastra ketua padepokan

DEPOK, suarapers.com – Selaku ketua PADEPOKAN SATRIA MUDA BETAWI (PSMB), Ahmad Sastra berharap kepada Pemerintah Kota Depok untuk mengambil langkah konkreet dalam situasi dan kondisi saat ini.

“Karena pembebasan lahan tahap 2 untuk pembangunan Kampus UIII akan dimulai dalam waktu dekat ini, kemungkinan dibulan Desember.

Sastra berharap pemerintah melalui Disporyata Kota Depok dapat berperan aktif untuk melindungi situs sejarah KERAMAT SAMBI, namun karena proses kajian Cagar Budaya yg di lakukan oleh TACB baru akan dimulai pada tahun 2021 dan akan memakan waktu yg cukup lama, di karenakan begitu banyak persyarat yg harus di penuhi dan berbagai aspek yg harus di kaji dan teliti,”tutur Sastra saat di temui di padepokannya di area pembangunan kampus UIII Depok. Senin,
[16/11/20)

Kunjungan Kasi Disporyata Bpak Ahmad
Kunjungan Kasi Disporyata Bpak Ahmad

Menurut Wijayanto selaku Kadisporyata Kota Depok, melalui sambungan seluler mengatakan bahwa, “untuk saat ini kami masih mengikuti prosedur yang telah di tentukan, dan kita juga sudah sampaikan kepada DPRD Kota Depok yakni komisi D yang membidanginya, mengenai situs KERAMAT SAMBI dan itu sudah masuk dalam daftar mereka.”Tegasnya.

Masih wijayanto, “dan juga akan kita lanjutkan ke kementrian agama karena ini di bawah naungannya dan pihak kampus UIII agar area Situs KERAMAT SAMBI. Kita akan ajukan di 2021, agar masuk dalam tim pengkajian pemerintah dan bila memang masuk dalam Situs bersejarah, kita akan lindungi dan di jaga kelestariannya.”ucap wijayanto.

Menurut Sastra harus ada langkah-langkah yang harus di tempuh, “bagaimana sikap Pemerintah Kota Depok dalam hal ini Disporyata maupun DPRD Komisi D. Karena semua yang di perlukan sudah kami sampaikan dan mereka semua sudah datang berkunjung namun hasilnya belum diketahui sampai saat ini.

Lokasi. Keramat Sambi dan Pembangunan Kampus UIII
Lokasi. Keramat Sambi dan Pembangunan Kampus UIII

Sebenarnya Sastra dan para pengurus sudah mempersiapkan beberapa upaya untuk menyelesaikan permasalahan ini, Salah Satunya adalah upaya hukum atau gugatan class action. Tapi di minta untuk bersabar.

“Semoga saja apa yg di nyatakan beliau (Wijayanto-red) dapat di realisasikan, bukan hanya janji manis tetapi nyata. Kami masih persuasive dan sangat menghargai Pemerintah, apalagi ada apresiasi dari Kadisporyata Kota Depok yg akan mengagendakan kunjungannya ke KERAMAT SAMBI dan bersurat kepada kepada kementerian agama dan pihak Kampus UIII.”Ucap Sastra menyampaikan pernyataan Wijayanto ketika di hubungi via telpon seluler sambil tersenyum. (Joe)