Tono Hendratno : lakukan Protokol kesehatan Jangan Lupa 3 M

DEPOK, suarapers.com – kondisi saat ini kita harus tetap menjaga kesehatan dengan mematuhi protokol kesehatan. Termasuk dalam hal pelayanan Publik pun mengalami pembatasan pelayanannya.

Dengan adanya pembatasan waktu tersebut warga masyarakat yang membutuhkan pelayanan tetap ramai, antri namun aturan protokol kesehatan yang sudah di tetapkan pemerintah tetap di laksanakan, untuk memutus matarantai menyebaran covid-19.

“Aktifitas dan rutinitas kita disini tetap berjalan, hanya jam pelayanannya di kurangi dari jam 7.30 sampai jam 12 siang, biasanya sampai jam 4 sore. Dalam hal pelayanan saja satu harinya bisa mencapai 30 sampai 40 bahkan lebih. Jadi apa yang di butuhkan warga kita bantu dan namun, protokol kesehatan tetap lebih kita utamakan dan yang tidak pakai masker kita suruh pulang untuk memakai masker agar kita sehat warga juga sehat. Pembatas pelayanan lebih maksimal.” Ucap Lurah Tono, sambil memperlihatkan sekat pembatas plastik.

Jika di lihat dari populasi penduduk, Kelurahan Tugu memiliki kepadatan yg luar biasa, beda dengan kelurahan lainnya. “Ada 116.150 orang, itu hasil dari data best dinas kependudukan Kota Depok dan luas wilayah 501 H. Di Rw. 08, jumlah Rt nya ada 13 dan ada 3200 KK. Kalau 1 KK saja ada 3 orang bisa bayangkan.”Ucap Tono, yang saat ditemui masih bergelut dengan kesibukannya. Rabu, (16/09/20).

Hebohnya pandemi di bulan maret, pada awalnya membuat masyarakat ada rasa takut, gelisah, resah yang sangatlah luar biasa.
Namun karena sudah terlalu lama dan jenuh dan sudah hampir 6 bulan lamanya, masyarakat jadi terbiasa.
Tapi tetap mengingatkan terus untuk mematuhi protokol kesehatan yang sudah di tetapkan pemerintah.

“Dari 14 jumlah staf yang ada di kelurahan Tugu, semuanya sudah di swep dan dua kali hasilnya semua negatif.” Tegas Tono.

“Menjaga kesehatan diawali dari diri kita pribadi, keluarga kita baru kemudian lingkungan karena sehat itu mahal. Lebih baik kita menjaga, dan jangan lupa 3 M yaitu, Mencuci tangan, memakai Masker dan Menjaga jarak. Saya sampaikan sekali lagi bahwa Covid-19 tidak dapat terlihat abstrak dan hadir bisa melalui apa saja, pernapasan, udara, tangan. Mari kita saling menjaga dari pribadi kita dulu.” Tegas Lurah di penghujung kata. (Joe)