Hari Jadi Kota Depok Ke 22, Walikota Depok Fokus Pada program “Nyok Bangkit Bareng”

DEPOK, suarapers.com – Puncak acara hari Jadi Kota Depok ke 22, dilaksanakan di Aula Serbaguna, lantai 10, Gedung Dibaleka II, Selasa (27/04/21).

Pada acara tersebut tampak hadir Forkopimda, para kepala OPD, para Camat, tokoh Agama, tokoh masyarakat dan para mantan Walikota Depok.

Walikota Depok Mohammad Idris menyampaikan pada awak media dan mengajak masyarakat untuk tetap optimis dan bangkit, meskipun saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Dengan saling menguatkan dan membantu dalam kebersamaan.

Pembangunan infrastruktur secara menyeluruh, pemberdayaan dan pelayanan masyarakat, mewujudkan kota niaga dan jasa yang religius dan berwawasan lingkungan di Kota Depok akan terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok tentunya didukung seluruh lapisan masyarakat.

“Jangan pernah mengatakan lesu, jenuh, dan pesimis dalam menghadapi Covid-19. Mari saling semangat, membantu dalam kebersamaan, gotong royong, kita hadirkan kontribusi inovatif yang terbaik dari kita semua,” kata Idris, kepada awak media, usai menghadiri gelaran Puncak Acara Hari Jadi ke-22 Kota Depok ‘Nyok Kita Bangkit’ di Aula Serbaguna, lantai 10, Gedung Dibaleka II Kota Depok.

“Seluruh program kerja baik infrastruktur menyeluruh, pemberdayaan dan pelayanan masyarakat, menjadi kota yang Maju, Berbudaya dan Sejahtera,” ujarnya.

Idris mengungkapkan, di usia yang ke-22 tahun, tantangan yang dihadapi Kota Depok tidaklah mudah.

Menurut Idris, hingga di periode keempat ini atau yang terakhir dari visi jangka panjang, dalam RPJMD kita, kita ingin mewujudkan Kota Depok yang maju berbudaya dan sejahtera.

“Tidak lupa di masa pandemi Covid-19 yang masih terjadi hendaknya masyarakat untuk tetap patuh terhadap aturan protokol kesehatan yang telah dilakukan selama ini,” ujarnya.

Tentunya ini sudah memasuki tahun ke dua pandemi Covid-19 belum juga usai, sehingga perlu dilakukan lompat-lompatan inovatif berbasis teknologi.

“Bagaimana kita berupaya meminimalisir pertemuan-pertemuan, kontak erat, untuk bisa terhindar penularan dan penyebaran Covid-19,” ucap Idris.

“Di sisi lain, kita juga harus bisa memaksimalkan protokol kesehatan yang tidak mudah dilakukan karena memang sudah terjadi kejenuhan di sebagian masyarakat,” paparnya.

Idris yang di dampingi Wakil Walikota IBH dan Ketua Panitia Wijayanto, menambahkan, dengan tema ‘Nyok Kita Bangkit’ diharapkan pula mampu menghadirkan society 5.0. Yaitu tidak hanya menyandarkan kepada kegiatan atau aktivitas pemerintah dan ekonomi saja, namun juga perlu melakukan sejumlah terobosan.

“Lakukan juga terobosan, dalam berkontribusi pada dimensi sosial dan spiritual, sehingga filosofi sustainable development yang kita terus kumandangkan, yaitu konsep pembangunan dengan human center yang berpusat pada kemampuan SDM yang religius dan cerdas dapat terwujud,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua Panitia Wijayanto, mengatakan, serangkaian acara Hari Jadi Ke-22 Kota Depok, diawali dengan sejumlah kegiatan dilakukan antara lain melakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP), Kalimulya, Kecamatan Cilodong, peresmian Sistem Edukasi Mobil Ramah Anak (Simora), lomba berbalas pantun, pemberian KTP gratis, tepat lahirnya tanggal 27 April.

“Talkshow Kongkow Ngomongin Depok bersama Walikota Depok Mohammad Idris dan Wakil Walikota Depok Imam Budi Hartono, Luar biasa masyarakat menyaksikan leave streaming, zoom, virtual dan Youtube, bergema ke seluruh Indonesia,” papar Wijay. (Kus).