Memet Muhdayani Sangat Mengapresiasi Apa Yang Dilakukan K3D

DEPOK, suarapers.com – Keberadaan Setu Pengarengan yang letaknya di kelurahan Cisalak, kecamatan Sukmajaya Kota Depok, beberapa waktu lalu kondisinya sangat memprihatinkan, kumuh tempat pembuangan sampah liar dan masih banyak lagi hal negatif yang terkesan angker.

Kehadiran komunitas cinta lingkungan yakni, Komunitas Kota Kita Depok atau akrab dengan sebutan K3D mengajak kita untuk peduli terhadap keberadaan Setu-setu yang ada di wilayah kota Depok, khususnya Setu Pengarengan yang juga butuh sentuhan.

Heri tokoh pemuda Cisalak yang peduli Sebelum ada K3D daerah setu pengarengan begitu kumuh, kotor sampah dan terkesan angker dan meyeramkan.

“Nah disinilah kita merasa sangat bersyukur lingkungan kita bisa bersih nyaman kita sangat bersyukur ada K3D dan terbantu. Saya sebagai tokoh pemuda ikut dan bergabung dengan K3D yang ingin membangun lingkungan saya dan ingin mengangkat SDM dalam melestarikan lingkungan.”Ucap heri

Menurut Heri, pos yang sedang di buat asli dan bukan urukan, “saya kurang lebih 25 tahun tinggal di sini di wilayah ini tidak ada pengurukan yang ada hanya sodetan untuk jalannya pengangkut sampah. Jadi kalau pengurukan itu tidak ada. Saya sebagai warga tahu dan paham, saat ini keberadaan Setu sudah mulai ada perubahan dan untuk melakukan aktivitas juga sudah nyaman,”tambah Heri.

Masih menurur Heri, dulu dalam kurun waktu 1 tahun ada kejadi lima mayat di wilayah setu, 2 di antaranya pembunuhan, 3 mayat di buang.

Dalam rangka menjaga dan pelestarian lingkungan setu, Memet Muhdayani Sip, Pelaksana Sundawapan wilayah Ciliwung Cisadane, Bogor, sangat mengapresiasi apa yang di lakukan K3D.

“Apalagi setelah ada kunjungan langsung seperti ini, siapa tahu nanti ke depannya bisa bersinergi dalam artian yang positif dalam rangka penanganan dari pada lingkungan terutama dilingkungan pemerintahan Unit Pelayanan Terpadu (UPTD) di Bogor dengan adanya kegiatan seperti ini bagus untuk menjaga kelestarian alam lingkungan juga keamanan dan kenyamanan lebih terjaga,makanya di sini juga kita pasang plang larangan agar masyarakat paham betul dan tidak sembarangan membangun.”Ucap Memet.

Menutut ketua K3D Abdul Hamit yang saat di tanya Apa sih itu K3D, ? Dengan Hamblang dia menerangan apa itu K3D dan apa program kerjanya. K3D adalah “Komunitas Kampung Kita Depok. Yang punya MoU dengan PertaGas dan pertama dan Tol Lingkar Kita Jaya (TLKJ). Dimana kami harus menjaga aset Pertamina, di bawah ini ada pipa gas dan pemanfaatan, 5 m dari garis itu sekarang kita manfaatkan pada para pedagang tanaman hias tanpa adanya kutipan dari macam-macam ormas termasuk oknum dinas terkait yang pungli. Semoga dengan kehaduran kita fapat membantu perekonomian masyarakat, dan saat ini kita sudah menaungi hampir 300 pedagang yang berdagang tanaman hias di sepanjang jalan raya juanda. (Jes)